• Biografi Tokoh Islam

    Kumpulan Biografi Para Tokoh Islam Ternama dan Sejarah Perkembangan Islam Dunia

  • Biografi Penemu Dunia

    Kumpulan Biografi Para Penemu Terkenal di Dunia dan Sejarah Pertama Penemuannya

  • Biografi Pahlawan Indonesia

    Kumpulan Biografi Para Pahlawan Nasional Indonesia dan Sejarah Perjuangan Indonesia

Showing posts with label Fisika. Show all posts
Showing posts with label Fisika. Show all posts

Biografi Anna Mani - Ilmuwan Fisika Wanita India

Biografi Anna Mani Ilmuwan Fisika dan Wanita Ahli Meteorologi dari IndiaAnna Mani yang lahir 23 Agustus 1918 adalah seorang fisikawan dan ahli meteorologi India. Sangat berdedikasi untuk pekerjaannya, Anna Mani tidak pernah menikah.

Dia dikaitkan dengan banyak organisasi ilmiah, termasuk Akademi Sains Nasional India, Masyarakat Meteorologi Amerika, Masyarakat Energi Matahari Internasional, dan Organisasi Meteorologi Dunia.

Dia pensiun sebagai Wakil Direktur Jenderal Departemen Meteorologi India dan menjabat sebagai profesor tamu di Raman Research Institute.

Mani memberikan kontribusi di bidang instrumentasi meteorologi, melakukan penelitian, dan menerbitkan banyak makalah tentang radiasi matahari, ozon, dan pengukuran energi angin.

Organisasi Meteorologi Dunia mengingatnya pada peringatan 100 tahun kelahirannya dan menerbitkan profil hidupnya bersama dengan sebuah wawancara.

Pada tahun 1994, Mani menderita stroke dan meninggal pada 16 Agustus 2001 di Thiruvananthapuram. Pada 23 Agustus 2022, Google menghormatinya dengan Google Doodle di ulang tahunnya yang ke 104.

Biografi Ștefania Mărăcineanu Fisikawan Rumania

Biografi Ștefania Mărăcineanu Ilmuwan Fisika Wanita RumaniaȘtefania Mărăcineanu yang lahir 18 Juni 1882 di Bukares adalah seorang fisikawan wanita asal Rumania. Putri dari Sebastian Mărăcineanu dan Sevastia ini tidak banyak diketahui tentang kehidupannya.

Dia menyelesaikan sekolah menengah di Central School for Girls di kota asalnya. Pada tahun 1907 ia mendaftar di Universitas Bucharest, menerima gelarnya dalam ilmu fisika dan kimia pada tahun 1910.

Setelah lulus, ia mengajar di Bucharest. Pada tahun 1915, ia mendapatkan posisi mengajar di Sekolah Pusat untuk Anak Perempuan di Bukares, posisi yang dipegangnya sampai tahun 1940.

Setelah Perang Dunia 1 dia memperoleh beasiswa ke Paris untuk melanjutkan studinya. Pada 1919 dia mengambil kursus radioaktivitas di Sorbonne dengan Marie Curie di Institut Radium hingga 1926 dan menerima gelar Ph.D.

Di Institut Mărăcineanu meneliti paruh polonium dan metode yang dirancang untuk mengukur peluruhan alfa. Karya ini membuatnya percaya bahwa isotop radioaktif dapat terbentuk dari atom sebagai akibat dari paparan sinar alfa polonium.

Pada tahun 1935, Frederic dan Irene Joliot-Curie putri ilmuwan Pierre Curie dan Marie Curie memenangkan Hadiah Nobel untuk penemuan radioaktivitas buatan meski Mărăcineanu adalah yang pertama membuatnya.

Stefania Mărăcineanu mengungkapkan kekecewaannya pada Irene Joliot-Curie yang telah menggunakan sebagian besar pengamatan pekerjaannya mengenai radioaktivitas buatan selama tahun-tahun penelitiannya di Paris.

Mărăcineanu menyelidiki kemungkinan sinar matahari menginduksi radio aktivitas. Pada tahun 1937 ia diangkat sebagai Direktur Penelitian oleh Akademi, dan pada tahun 1941 ia dipromosikan menjadi Profesor Associate.

Pada tahun 1942 Mărăcineanu pensiun. Mărăcineanu meninggal pada 15 Agustus 1944 karena kanker akibat paparan radiasi. Menurut beberapa sumber, dia dimakamkan di Pemakaman Bellu di Bukares.

Pada tahun 2013, Poșta Română mengeluarkan stempel peringatan untuk menghormati kegiatan ilmiah Mărăcineanu. Pada 18 Juni 2022, Google menghormati Mărăcineanu dengan Google Doodle pada hari jadinya yang ke 140.

Stephen Hawking - Fisikawan Teori Kosmologi

Biografi Stephen Hawking - Fisikawan Teori KosmologiStephen William Hawking CH CBE FRS FRSA (/ˈstiːvən ˈhɔːkɪŋ/ ( simak); 8 Januari 1942 – 14 Maret 2018) adalah fisikawan teoretis, kosmologi, pengarang, dan Direktur Penelitian Centre for Theoretical Cosmology di Universitas Cambridge. 

Karya-karya ilmiahnya meliputi kolaborasi bersama Roger Penrose tentang teorema singularitas gravitasi dalam kerangka relativitas umum dan prediksi teori bahwa lubang hitam mengeluarkan radiasi (biasa disebut radiasi Hawking). 

Hawking adalah orang pertama yang memaparkan teori kosmologi yang dijelaskan dengan menggabungkan teori relativitas umum dan mekanika kuantum. Ia adalah pendukung interpretasi multidunia teori mekanika kuantum.

Hawking adalah Anggota Kehormatan Royal Society of Arts (FRSA), anggota seumur hidup Pontifical Academy of Sciences, dan penerima anugerah Presidential Medal of Freedom, penghargaan sipil tertinggi di Amerika Serikat. Pada tahun 2002, Hawking menempati peringkat 25 dalam jajak pendapat 100 Greatest Britons oleh BBC. 

Ia menjabat sebagai Guru Besar Matematika Lucasian di Universitas Cambridge pada tahun 1979 sampai 2009. Ia dikenal sebagai penulis buku sains populer yang membahas teorinya sendiri dan kosmologi secara umum. Bukunya, A Brief History of Time, masuk daftar buku terlaris Britania Raya versi Sunday Times selama 237 pekan.

Hawking mengalami sklerosis lateral amiotrof (ALS) yang lambat, dini, dan langka (juga dikenal sebagai penyakit saraf motorik atau penyakit Lou Gehrig) yang melumpuhkan tubuhnya secara perlahan selama puluhan tahun.[18][19] Sepanjang hidupnya, ia berkomunikasi menggunakan satu otot pipi yang tersambung dengan alat bicara. Hawking meninggal dunia tanggal 14 Maret 2018 pada usia 76 tahun.

Joseph Plateau Penemu Alat Fenakistoskop

Joseph Plateau Biography - Penemu Alat FenakistoskopJoseph Antoine Ferdinand Plateau (14 Oktober 1801 – 15 September 1883) adalah seorang fisikawan asal Belgia. Dia merupakan orang pertama yang memberikan gambaran mengenai ilusi tentang gambar bergerak. Untuk melakukan hal ini ia menggunakan kontra disk yang berputar, lalu mengulangi beberapa gambar yang tiap bagiannya memberikan suatu gerakan dan memiliki jarak yang telah diatur. Pada tahun 1832 Dia memberi nama alat ini Fenakistoskop. Fenakistoskop adalah sebuah alat animasi yang sederhana (c. 1830) yang terbuat dari sebuah cakram kertas yang berisi beberapa bingkai yang diputar dengan kecepatan tertentu sehingga menimbulkan efek animasi. Kata Fenakistoskop berasal dari bahasa Yunani yang berarti "menipu" karena efek tipuan mata yang ditimbulkannya.

Ayahnya, lahir di Tournai, adalah seorang pelukis bunga yang berbakat. Pada usia enam tahun, Joseph Plateau muda sudah bisa membaca, dan ini membuatnya menjadi anak ajaib pada masa itu. Saat bersekolah di sekolah dasar, dia terutama terkesan oleh pelajaran fisika : terpesona oleh eksperimen yang terlihat, dia berjanji pada dirinya sendiri untuk menembus rahasia mereka cepat atau lambat. Ia biasa menghabiskan liburan sekolahnya di Marche-Les-Dames , bersama pamannya dan keluarganya: sepupu dan playfellow-nya adalah Auguste Payen , yang kemudian menjadi arsitek dan perancang utama kereta api Belgia. Pada usia empat belas ia kehilangan ayah dan ibunya: trauma yang disebabkan oleh kehilangan ini membuatnya jatuh sakit.

Pada 27 Agustus 1840 ia menikah dengan Agustinus – Thérèse – Aimée – Fanny Clavareau : mereka memiliki seorang putra setahun kemudian, pada tahun 1841. Putrinya Alice Plateau menikah dengan Gustaaf Van der Mensbrugghe pada tahun 1871, yang menjadi kolaboratornya dan kemudian penulis biografinya yang pertama. Terpesona oleh kegigihan tayangan bercahaya di retina , ia melakukan percobaan di mana ia menatap langsung ke matahari selama 25 detik. Dia kehilangan penglihatannya di kemudian hari, dan menghubungkan hilangnya eksperimen ini. Namun, ini mungkin bukan masalahnya, dan ia malah menderita uveitis kronis. Pada 1872 ia menjadi anggota asing Akademi Seni dan Sains Kerajaan Belanda. Dia meninggal di Ghent.

Penemu Bom Atom Julius Robert Oppenheimer

Penemu Bom Atom - Biografi Julius Robert OppenheimJulius Robert Oppenheimer tercatat sebagai penemu Bom atom, dia merupakan ilmuwan dalam bidang fisika, Tahun 1930-an menjadi awal keterlibatan Oppenheimer dalam dunia fisika atom dan nuklir. Oppenheimer banyak menyumbangkan pikiran dalam fisika atom dan nuklir, termasuk pikiran mula mengenai bintang neutron dan lubang hitam yang sudah diabaikan astronom dalam jangka waktu yang lama. Oppenheimer secara jelas menyumbangkan pemikirannya karena ia menentang kebangkitan kekuasaan fasisme pada era itu. Apalagi di tahun 1939, Amerika mengetahui kalau Jerman berhasil memisahkan inti atom dan mengembangkannya menjadi senjata luar biasa.

Maka, untuk menandingi kekuatan Jerman itu, tahun 1941 Presiden Roosevelt membentuk Proyek Manhattan dan menunjuk Julius Robert Oppenheimer sebagai direkturnya. Dalam melaksanakan tugasnya, Oppenheimer mengembangkan bom atom berikut senjata lain di markas penelitian Los Alamos, New Mexico. Penelitian lain juga berlangsung di Columbia University, University of Chicago, dan Oak Ridge, Tennessee. Saat penelitian, Oppenheimer mengundang para ahli fisika papan atas. Mereka diajak bekerjasama membuat bom atom. Dari sekian banyak ahli fisika yang hadir, akhirnya terpilih 3000 orang untuk dijadikan satu tim yang diketuai Oppenheimer.

Tanggal 16 Juli 1945 atau setelah 3 tahun bekerja keras melakukan penelitian, Oppenheimer menyaksikan uji coba ledakan bom atom pertama di gurun New Mexico. Banyak orang menilai, ledakan itu bakal merubah sejarah dunia untuk selamanya. Terbukti, selang sebulan setelah uji coba ledakan, dua bom atom menghanguskan Hirosima dan Nagasaki, membunuh ratusan ribu orang. Keadaan ini membuat Jepang harus menyerah dan mundur dari PD II pada tanggal 10 Agustus 1945. Meski dikecam kejam karena telah membunuh ratusan ribu jiwa, bom atom temuan Oppenheimer tetap memiliki dampak positif, karena mampu mengakhiri PD II yang sudah berlangsung lama.

Setelah Bom Atom Di Jatuhkan, Oppenheimer menyesali pekerjaannya dan menyerukan agar energi atom digunakan untuk kepentingan damai. Ia kemudian dipertanyakan kesetiaanya dan kredibilitasnya dan diajukan ke sidang pemeriksaan untuk pejabat tinggi AS dan mengakibatkan jabatannya untuk penasehat pemerintah di bidang keamanan dilepas. Banyak ilmuwan yang merasa tidak puas pada tindakan yang timbul pada saat histeria nasional yang dipimpin senator Joseph Raymond McCarthy (namun kemudian dinyatakan salah).

Ketika perang usai, Oppenheimer tetap aktif dalam bidang ini. Ia pun terpilih sebagai ketua Komisi Energi Atom Amerika Serikat. Sayang Oppenheimer tak mulus, ini berkaitan dengan sikapnya yang menentang pengembangan bom hydrogen kekuatannya lebih dahsyat dari bom atom. Oppenheimer dianggap berkhianat,ia pun di adili pada tahun 1953. Meski tidak terbukti bersalah, perlindungan keamanan dan kontraknya sebagai penasehat bagi Komisi Energi Atom tetap dicabut. Tak patah arang, Oppenheimer tetap berkarir dan bersemangat.

Dia melanjutkan karirnya sebagai pendidik pada “the academic post of director of the Institute of Advanced Study at Princeton University”. Puncaknya di tahun 1963, Presiden Lyndon B. Johnson menyerahkan penghargaan “Enrico Fermi Award” dari Komisi Energi Atom. Tiga tahun setelah menerima penghargaan itu, Julius Robert Oppenheimer harus pensiun karena terkena kanker tenggorokan. Tahun 1967 ia meninggal dalam usia 63 tahun. Melalui bom atom, Julius Robert Oppenheimer merubah sejarah dunia untuk selamanya.