Dr Li Meng Yan - Ilmuwan Ahli Virologi China

Dr Li Meng Yan Biography - wikipedia Ilmuwan Ahli Virologi ChinaDr Li Meng Yan adalah ilmuwan China terkemuka, seorang spesialis virologi di Hong Kong's School of Public Health yang melarikan diri ke Amerika Serikat (AS). Dia sempat membuat heboh ketika tiba di Amerika dan menuduh bahwa pemerintahnya menutup-nutupi pandemi Covid-19. Dia mengatakan virus corona SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 berasal dari laboratorium militer Partai Komunis China. Dia bilang virus itu bukan berasal dari pasar basah di Wuhan seperti yang dikatakan pemerintah Beijing. 

Dr Li Meng-Yan mengatakan bahwa dia sudah "dengan jelas menilai" bahwa virus corona baru diciptakan di laboratorium yang terhubung dengan Tentara Pembebasan Rakyat (PLA). Dia menekankan bahwa ketika dia melaporkan temuannya kepada atasannya, dia tidak dianggap serius dan diabaikan. Dia mengklaim bahwa itu adalah tanggung jawabnya untuk mengeluarkan informasi sebelum "menghilang". Namun, Beijing telah membantah tuduhan itu. 

Dr Yan menunjukkan bahwa dia telah dibesarkan dan dididik di bawah rezim Partai Komunis China dan tahu hal-hal apa yang akan dilakukan pemerintah China. Namun, dia tidak berani menebak seberapa rendah Partai Komunis China akan membungkuk. Ahli virologi ini berjanji bahwa dia akan terus mengatakan yang sebenarnya tentang rezim Bejing dan pandemi Covid-19 dengan harapan mempercepat pemahaman dunia luar tentang rezim dan membantu orang-orang China untuk menggulingkannya.

Sebelum berbicara, dia melarikan diri ke AS pada bulan April dari Hong Kong karena khawatir akan keselamatannya. Dia mengklaim bahwa dia memilih untuk pergi karena tahu bagaimana otoritas China memperlakukan pelapor untuk menyembunyikan epidemi. Dia menekankan bahwa pelariannya untuk menyampaikan pesan kebenaran tentang Covid-19 kepada dunia. Yan mengatakan bahwa dia adalah salah satu ilmuwan pertama di dunia yang mempelajari virus corona.

Dia diduga diminta oleh atasannya di laboratorium rujukan Universitas/WHO, Dr. Leo Poon, untuk melihat cluster aneh kasus mirip SARS yang terjadi di Wuhan pada akhir Desember 2019. Pemerintah China menolak untuk membiarkan para ahli di luar negeri, termasuk yang di Hong Kong, melakukan penelitian di China. Setelah mempresentasikan temuannya, Dr Yan mengklaim bahwa atasannya pada awalnya menyarankannya untuk melanjutkan penyelidikan tetapi kemudian dia berkata untuk "tetap diam dan berhati-hati".

Menanggapi klaim tersebut, juru bicara Hong Kong's School of Public Health mengatakan bahwa Dr Li Meng Yan saat ini bukan karyawan. "Dr Li Meng Yan tidak lagi menjadi anggota staf universitas," kata juru bicara kampus tersebut. "Karena menghormati karyawan kami yang sekarang dan mantan, kami tidak mengungkapkan informasi pribadi tentang dia. Pemahaman Anda sangat dihargai."

Related Posts:

  • Penemu Virus HIV - Penyakit AIDS PertamaHIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah mikro organisme yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. AIDS (Acquired Immune Defficiency Syndroms) kumpulan gejala penyakit karena menurunnya sistem kekebalan tubuh manusia ya… Read More
  • René Favaloro Perintis Bedah Jantung KoronerDr. René Gerónimo Favaloro adalah seorang ahli bedah jantung Argentina yang terkenal karena karya perintisnya dalam bedah bypass arteri koroner. Favaloro menjadi tertarik pada perkembangan intervensi kardiovaskular, dan menge… Read More
  • Willem Einthoven Penemu ElektrokardiogramWillem Einthoven (21 Mei 1860 - 28 September 1927) menemukan elektrokardiogram (EKG) pada 1903 dan menerima Hadiah Nobel Fisiologi atau Kedokteran pada 1924 karena itu. Ia lahir di Semarang, Jawa di Hindia Belanda (kini Indon… Read More
  • Georgios Papanikolaou dan Methode Pap SmearGeorgios Nicholas Papanikolaou (atau George Papanicolaou; bahasa Yunani: Γεώργιος Παπανικολάου; Kymi, pulau di Euboea, Yunani, 13 Mei 1883 – 19 Februari 1962) adalah seorang dokter asal Yunani yang merintis cytology, pendetek… Read More
  • Tokoh Perintis Profesi Dokter Gigi di IndonesiaProf. drg. Raden Goermilang Soeria Soemantri M.P.A., F.A.C.D., M.R.S.H. (lahir di Ciamis, Hindia Belanda, 18 Mei 1914; umur 104 tahun) adalah perintis profesi dokter gigi di Indonesia. Selain Fakultas Kedokteran Gigi Universi… Read More