Penemu Pulpen Bolpen Pena Bolpoin Ballpoint

Ladislao José BiroBolpoin diciptakan oleh jurnalis Hungaria, László Biró pada tahun 1938. Biro memperhatikan bahwa tinta yang digunakan dalam percetakan surat kabar mengering dengan cepat dan tidak meninggalkan noda pada kertasnya. Kesulitan-kesulitan lain saat menggunakan pena untuk mengoreksi naskah-naskah yang ditulis pada kertas tipis seperti tinta yang melebar, tumpah atau kertas yang sobek karena sabetan pena yang cukup tajam.

Bersama saudara lelakinya George, seorang kimiawan, dia mengembangkan ujung pen yang baru berupa sebuah bola yang dapat berputar dengan bebas pada sebuah lubang. Saat berputar, bola tersebut akan mengambil tinta dari sebuah kartrij, tinta membasahi bola kecil yang mengalir secara kapiler dan dengan bantuan gravitasi. dan kemudian menggelinding agar melekatkannya pada kertas. Karena bola kecil itulah maka pena baru itu dinamakan ball point pen atau yang lazim dikenal dengan nama bolpoin. Rancangan ini kemudian dipatenkan di Argentina pada 10 Juni 1943 dan dijual dengan merek Birome, yang masih bertahan hingga saat ini.

Ladislao José BiroDua orang berkebangsaan Inggris, Henry Martin dan Frederick Miles mendukung gagasan ini. Mereka kemudian ikut menekuni pembuatan alat tulis baru ini dan dijual ke Angkatan Udara Inggris yang memerlukan alat tulis yang anti bocor dan meluap untuk digunakan pada pesawat terbang yang digunakan pada Perang Dunia II. Pada waktu yang bersamaan, di Amerika Serikat, Milton Reynolds asal Chicago membeli alat tulis baru itu. Ia kemudian menyempurnakannya dan menjualnya kepada tentara Amerika. Namun bolpoin itu masih belum sesempurna bolpoin yang ada pada saat ini.

Franz Szech, seorang warga California, berusaha mencari tinta yang sempurna dan berhasil membuat tinta tersebut dari dapur rumahnya.Tinta itu jauh lebih awet dan tahan lama berada dalam bolpoinnya, namun sayangnya tinta itu lambat laun menjadi kering bila terkena udara. Setelah perang dunia II usai, orang-orang berkumpul di etalase pusat pertokoan Gimbels di New York. Di etalase ini disediakan sebuah tanki air besar yang dikerumuni oleh pengunjung. Tangki air ini digunakan untuk mendemonstrasikan alat tulis berupa pena yang digunakan di bawah permukaan air. Pena tersebut dipromosikan menggunakan tinta buatan Szech.

Related Posts:

  • Penemu Korek Api Gesek Berbahan Kayu Korek api adalah alat untuk membuat api. Jaman dahulu korek api dibuat dari urine. Korek api sebenarnya fenomena yang biasa. Ada ribuan zat kimia yang bila dicampurkan menimbulkan api. Jadinya, korek api bisa dibuat dari berb… Read More
  • Penemu Jarum Jahit dan Benda Kecil LainnyaPenemuan-penemuan remeh tapi penting - Manusia membutuhkan begitu banyak peralatan untuk memudahkan hidup dan aktivitas kesehariannya. Saking terbiasanya, kebanyakan orang tidak menyadari bahwa di balik kesederhanaan bentuk a… Read More
  • Penemu Kulkas dan Sejarah Lemari EsKulkas adalah bagian dari peralatan rumah tangga yang berfungsi untuk mengawetkan bahan makanan dan membekukan cairan, selain itu lemari pendingin dapat juga dipakai di pasar swalayan, farmasi, rumah sakit, apotik, pabrik sus… Read More
  • George Sorocold Penemu Kincir Air PompaGeorge Sorocold (perkiraan lahir tahun 1668 perkiraan wafat tahun 1738) adalah seorang insinyur di Derby, Inggris pada abad ke-18. Ia dilahirkan di Derby sekitar tahun 1668, putra dari James Sorocold yang pindah dari Lancashi… Read More
  • Penemu Mesin Jahit - Jarum Jahit PertamaElias Howe adalah seorang Penemu Mesin jahit pertama asal Amerika Serikat yang lahir pada 9 Juli 1819. Mesin yang diciptakannya tahun 1844 tersebut terinspirasi oleh kegiatan istrinya saat menjahit, sampai terbawa mimpi dan a… Read More